Sen. Okt 26th, 2020

Nasdem Umumkan Rekomendasi Lima Daerah

2 min read

BANDARLAMPUNG – Partai Nasdem secara resmi mengumumkan rekomendasi untuk lima bakal calon kepala daerah (balonkada) di Lampung.

Mereka adalah Nessy Kalviya (Lampung Tengah); Agus Istiqlal (Pesisir Barat); Nanang Ermanto-Pandu (Lampung Selatan); M Nasir-Naldi Rinara (Pesawaran); dan Raden Adipati Surya-Edward Antony (Waykanan).

Rekomendasi diumumkan usai Rapat Kerja Daerah Khusus Wilayah (Rakersuswil) DPW Nasdem Lampung di Emersia Hotel Bandarlampung, Sabtu (14/3).

Ketua DPP Nasdem Teritorial Pemenangan Pemilu Wilayah 3 meliputi Lampung, Sumatera Selatan dan Bengkulu, Fauzi Amroe secara langsung mengumumkan rekomendasi tersebut.

Ia mengatakan, rekomendasi dimaksud bukan merupakan Surat Keputusan (SK), namun bisa digunakan untuk bargaining ke partai koalisi.

“Secepatnya akan diwujudkan ke B1 KWK, insyaallah rekomendasi dan SK tidak akan bergeser,” ujarnya.

Dalam kesempatan sama, Ketua DPW Nasdem Lampung, Taufik Basari menjelaskan rekomendasi yang dikeluarkan mengacu survey ilmiah.

“Artinya banyak faktor yang dinilai, tidak hanya mengacu popularitas dan elektabilitas,” jelas Tobas, sapaan akrab Taufik Basari.

Sementara untuk rekomendasi tiga daerah lain yakni Bandarlampung, Metro dan Lampung Timur, Tobas menyebut masih dalam proses pembahasan di tingkat DPP Nasdem.

“Ada yang masih kita kaji untuk melihat dinamika politik di tiga daerah tersebut,” jelas Tobas.

Lebih lanjut Tobas menjelaskan, untuk di Lampung Timur pihaknya masih melakukan survei.

“Survei masih berjalan. Ini masalah teknis saja kalau untuk di Lampung Timur. Tapi mudah-mudahan rekomendasinya bisa segera turun,” jelasnya.

Kemungkinan besar rekomendasi balonkada di Lampung Timur akan jatuh kepada Yusron Amirullah, Ketua DPD Nasdem kabupaten setempat.

“Kalau untuk Metro masih ada dinamika lokal yang akan kita perhatikan. Insyaallah April diputuskan,” jelasnya.

Sementara untuk Bandarlampung proses menuju rekomendasi bacalonkada sepertinya masih cukup panjang. “Untuk Bandarlampung masih kita kaji. Mohon bersabar,” pungkasnya. (Gar)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *