Jum. Okt 30th, 2020

Komisi IV Sidak Pengerjaan Proyek SPAM

2 min read

BANDARLAMPUNG – Anggota Komisi IV DPRD Lampung melakukan inspeksi mendadak (Sidak) ke beberapa proyek pengerjaan Sistem Penyediaan Air Minum (SPAM) di sepanjang jalan lintas Sumatera.

Sekretaris Komisi IV, Kostiana (PDIP) dan Wakil Ketua, Iswan H Caya (PAN), dan para Anggota DPRD yang terdiri dari Ni Ketut Dewi Nadi (PDIP), Nurul Ichwan (PDIP), Budiman AS (Demokrat), Midi Ismanto (Demokrat), Soni Setiawan (PKB) dan Azwar Yakub (Golkar). Sidak dimulai dari proyek SPAM di depan Bundaran Rajabasa, Bandarlampung.

Dalam keterangannya, Kostiana menyebut, proyek SPAM tersebut menghabiskan anggaran pusat sebesar Rp1,2 Triliun. “Tujuan kami melakukan sidak pada hari ini untuk memantau pengerjaan proyek ini. Sampai dimana pengerjaannya,” ujar Kostiana, Selasa (3/3).

Senada, Wakil Ketua Komisi IV, Iswan H Caya mengatakan selain meninjau proses pengerjaan, pihaknya juga ingin melihat aspek keselamatan para pengguna jalan yang melintas di sekitar proyek.

“Keselamatan para pengendara juga harus dipikirkan, jangan sampai proyek ini membahayakan. Maka, kami meninjau langsung pengerjaan proyek ini. Nantinya tinjauan ini akan kami buat rekomendasi untuk disampaikan ke pimpinan (DPRD),” ujar Iswan saat berada di titik pengerjaan proyek SPAM depan Bandara Raden Intan, Natar, Lampung Selatan.

Politikus Demokrat Lampung Budiman AS menambahkan, pihaknya menargetkan proyek pengerjaan tersebut rampung Bulan Maret ini. “Kita meninjau langsung pengerjaan ini, jangan sampai mengganggu pengguna jalan. Sebelumnya, kita menargetkan pengerjaan ini di Bulan Maret,” ucap dia.

Sementara, Proyek Manager Bangun Cipta Contraction, Rify M Nur Rifky optimis pengerjaan proyek akan segera rampung, karena saat ini sudah 97 persen selesai. “Mudah-mudahan tak lama lagi. Sekitar satu bulan ke depan sudah rampung secara keseluruhan,” kata dia.

Berdasar pantauan di beberapa titik pengerjaan proyek SPAM, kedalaman pemasangan pipa rata-rata tak lebih dari empat meter. Galian pipa tersebut juga ‘memakan’ hampir dua pertiga badan jalan. (Gar)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *