Kam. Okt 22nd, 2020

Yusuf Kohar Sentil Masalah Pembangunan di Bandarlampung

2 min read

BANDARLAMPUNG – Wakil Walikota Bandarlampung M Yusuf Kohar mengambil sekaligus mengembalikan berkas pendaftaran di penjaringan Partai Perindo, Senin (24/2).

Sesuai mekanisme penjaringan, Calon Walikota Bandarlampung ini langsung memaparkan visi misi di depan tim penjaringan yang terdiri dari Ketua Tim Usman Hasani dan Sekretaris Eka Tiara Candrananda.

Dalam pemaparannya, Yusuf Kohar mengaku siap melanjutkan program Water Front City yang sempat dicanangkan satu dasawarsa lalu, namun hilang di era Herman HN.

“Ini gagasan yang brilian, karena nantinya Water Front City bisa mengangkat perekonomian masyarakat Bandarlampung, sudah bisa menambah pendapatan asli daerah,” jelasnya.

Selain itu, kata dia, perbaikan infrastruktur di Bandarlampung juga menjadi sorotan. “Infrastruktur jalan Teuku Umar-Pajajaran harus dilebarkan, bukan dibuat fly over, jalan Batu Putu sampai Kemiling juga dilebarkan dibangun trotoar dan penerang jalan,” ucapnya.

Intinya, kata dia, membangun sesuatu harus memperhatikan segala aspek termasuk berwawasan lingkungan.

“Pembangunan Fly over tidak berwawasan lingkungan. Kita bikin fly over bawahnya banjir, jalan sampingnya jelek, ruko di sekitar tutup, ekonomi jatuh,” tegasnya.

Yusuf Kohar juga menyoroti soal banjir, dimana ke depan ia akan meningkatkan

normalisasi sungai di beberapa daerah yang jadi langganan banjir.

Selain itu, Yusuf Kohar juga menegaskan tidak akan mendirikan Majelis Taklim Yusuf Kohar. Artinya, kata dia, dirinya siap memfasilitasi Majelis Taklim di mushola dan masjid-masjid.

Di tatanan birokrasi juga menurutnya harus memiliki kemampuan dan kreativitas. Sebab dengan itu, tidak menutup kemungkinan PAD di Bandarlampung bisa mencapai Rp1,2 T.

Yang terpenting, kata dia, istri tidak ikut campur dalam pemerintahan, dan mampu menjadi pemimpin yang pintar dan benar. “Gratis harus benar-benar gratis. Wakil diberdayakan, jangan tidak dilibatkan, jangan kita yang hebat sendiri,” kata dia.

Sementara itu, Ketua Tim Penjaringan Usman Hasani mengatakan, sampai hari ini baru tiga calon yang mendaftar, dua sebagai Calon Walikota, dan satu sebagai wakil.

“Yang mendaftar sebagai Calon Walikota yakni Bu Eva Dwiana dan Yusuf Kohar, dan sebagai calon wakil yakni Pak Dedi Amrullah,” kata dia. (Gar)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *