Ming. Okt 25th, 2020

Ketua IWO Lampung Tanggapi Penangkapan Wartawan di Sulawesi Selatan

1 min read

BANDARLAMPUNG – Ketua Ikatan Wartawan Online (IWO) Lampung, Riko Amir menyayangkan penangkapan seorang jurnalis oleh Kepolisian Daerah (Polda) Sulawesi Selatan karena pemberitaan dugaan Korupsi salah satu pejabat di Palopo.

Penangkapan tersebut, kata Riko, membuktikan bahwa pihak kepolisian belum sepenuhnya memahami Undang-undang (UU) Nomor 40 Tahun 1999 tentang Pers.

“Pihak polisi semestinya tidak menyalahgunakan fungsinya, mereka harus memahami UU Pers. Walupun korban bukan keluarga besar IWO tapi mengenai kejadian ini kami mencermati secara serius. Kami terus melakukan koordinasi langsung kepada Pimpinan Pusat dan PW IWO Daerah lainnya serta IWO Provinsi Sulawesi Selatan untuk terus mengawal masalah penangkapan ini. Semoga kedepan tidak terulang kembali,” harapnya.

Dari informasi yang kami terima, pada tanggal 29 Januari pukul 13.05 WITA, wartawan Beritanews.com, Muh Asrul dijemput paksa di rumahnya di Jalan Daeng Passawi Dalam Lr 1 No 130 oleh 3 anggota polisi. Penjemputan itu terkait dugaan pelanggaran pemberitaan, dan langsung dibawa ke Polda Sulsel karena dianggap tidak kooperatif.

Berdasarkan pengakuan istrinya, Muh Asrul, di tanggal yang sama mulai pukul 15.30 WITA, Asrul untuk pertama kali menjalani BAP oleh penyidik, AKP Salim dan selesai pukul 20.30 WITA.

Setelah di BAP, Muh Asrul tidak diperbolehkan pulang (ditahan ,red) karena penyidik mengatakan akan langsung gelar perkara.

Penahanan Muh Asrul tersebut dilakukan tanpa adanya pemberitahuan kepada pihak keluarga bersangkutan dan redaksi media Beritanews.com.

Baru pada tanggal 31 Januari 2020 keluar Surat Pemberitahuan Penahanan Nomor B/70/I/2020/Ditreskrimsus atas nama Muh Asrul yang ditujukan untuk pihak keluarga. (Rls)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *