Sel. Okt 27th, 2020

Asal Tebar Alat Peraga

2 min read

Dongkrak popularitas, alat peraga disebar. Pohon hingga tiang listrik jadi sasaran. Adakah balonkada yang masih peduli dengan lingkungan ?

 

BANDARLAMPUNG – Demi sosialisasi, segalanya dilakukan. Mulai dari bagi-bagi sembako hingga tebar alat peraga.

Nah, untuk alat peraga, tak peduli tempatnya yang penting di setiap sudut harus terpampang wajah sang bakal calon kepala daerah (balonkada). Alhasil, urusan ketertiban, estetika, hingga lingkungan terabaikan.

Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Kota Bandarlampung mencatat setidaknya ada 2.000 lebih alat peraga sosialisasi (APS) balonkada nempel di pohon dan tiang listrik.

“Kami temukan sebanyak 1.259 APS yang terpasang di pohon, Sementara ada 969 yang terpasang di tiang listrik,” kata Ketua Bawaslu Kota Bandarlampung, Candrawansyah saat dihubungi, Minggu (9/2).

Candra menjelaskan, saat rapat koordinasi APS Balonkada bersama instansi terkait di kantor Bawaslu Bandarlampung, Jumat (7/2) lalu, ia sudah mengimbau pihak terkait untuk melakukan pencegahan.

Diantaranya, partai politik, ia meminta agar parpol melakukan komunikasi dengan balonkada untuk tidak memasang APS di tempat yang tidak diperbolehkan. Seperti pohon, kantor pemerintahan, fasilitas pendidikan, rumah ibadah dan fasilitas umum.

“Kami juga meminta kepada Pemkot Bandarlampung untuk melakukan penertiban APS yang sudah terpasang,” jelasnya.

Chandra juga meminta balonkada untuk mematuhi imbauan tersebut. Ia berharap, balonkada bisa memberi contoh pendidikan politik yang sesuai dengan etika dan berwawasan lingkungan kepada masyarakat Kota Tapis Berseri.

“Tapi ini pada dasarnya bukan hanya tugas satu instansi saja, tetapi tugas bersama. Saya yakin setiap balonkada mengerti hal ini, tetapi mungkin pemikiran balonkada, dirinya baru akan ditetapkan pada bulan Juli nanti. Tetapi, yang harus diketahui oleh balonkada adalah bahwa ada larangan di Perda. Dimana dalam pemasangan APS tersebut harus sesuai dengan estetika di pemkot Bandarlampung,” pungkasnya. (Gar)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *