Jum. Okt 30th, 2020

Keroyok Kapolsek, Tahanan Polsek TkB Kabur

2 min read

Bermula dari tendangan keras pintu sel, tujuh tanahan Polsek Tanjungkarang Barat mengeroyok Kapolsek. Satu orang lolos, enam lainnya berhasil dibekuk.

 

BANDARLAMPUNG – Berdalih tak mau membuang sampah lewat jeruji besi, tujuh –dari 10 tahanan- Polsek Tanjungkarang Barat (TkB) berhasil memancing petugas membuka gembok dan masuk ruang isolasi.

Namun saat dua anggota polisi masuk dan memunguti sampah yang berserakan, tujuh tahanan itu pun mengeroyok keduanya. Manakala petugas sudah tak berdaya, ketujuh tananan itu kabur tunggang langgang.

Peristiwa ini terjadi pada Sabtu (1/2). Kepala Bidang Humas Polda Lampung, Kombes Pol Zahwni Pandra Arsyad membenarkan kejadian tersebut.

“Enam tahanan berhasil ditangkap, sedangkan seorang lagi masih dikejar,” terang Kombes Pol Zahwni Pandra Arsyad, Sabtu (1/2).

Kabid Humas Polda juga membenarkan, bahwa enam dari tujuh tahanan –sebelum melarikan diri- melakukan perlawanan (mengeroyok) petugas piket Polsek Tanjungkarang Barat.

Kronologis kejadian, dijelaskannya, berawal saat Kapolsek Tanjungkarang Barat, Aiptu M AKIP bersama dua petugas jaga polsek melaksanakan pemeriksaan dan kontrol tahanan di Mako.

Selain mengecek jumlah tahanan, Kapolsek juga berupaya mengajak para penghuni sel membersihkan ruang tahanan Mako, serta memberi makanan tahanan.

“Makanan dikirim melalui celah jeruji sel. Kapolsek juga minta, agar para tahanan mengeluarkan (membuang) sampah bekas makan mereka dari dalam ruangan tahanan lewat celah jeruji,” terang Kombes Pandra.

Namun, dikarenakan sampah tersebut tidak muat dikeluarkan melalui jeruji besi, lalu kapolsek membuka pintu sel dengan maksud mengeluarkan sampah. Belakangan, saat pintu sel akan ditutup kembali, tahanan inisial H mendobrak pintu sel dengan cara menendang.

Aksi H itu diikuti tiga tahanan lain, W, MM,  dan IK. H bersama tiga tahanan tersebut langsung mengeroyok Kapolsek M Akip dan petugas jaga Bripka Bambang.

Tiga tahanan berinisial VP, RA, dan AJ lain membantu rekannya untuk mengeroyok petugas. Seusai melakukan pengeroyokan, para tahanan itu kabur.

Anggota Polsek Tanjungkarang Barat melakukan pengejaran tahanan yang melarikan diri. Kapolsek M Akip mengeluarkan tembakan peringatan sebanyak tiga kali ke udara, untuk memerintahkan tahanan agar tidak melarikan diri.

Tembakan peringatan tidak diindahkan, kemudian Kapolse Aiptu M. AKIP mengarahkan senjata ke arah para tahanan yang melarikan diri dan melepaskan tembakan sebanyak dua kali dengan jarak sekira 200 meter. Dua tembakan itu mengenai dua orang tahanan.

Mendengar adanya suara tembakan, akhirnya masyarakat sekitar membantu anggota polsek untuk melakukan pengejaran dan penangkapan terhadap para tahanan lainnya yang melarikan diri.

“Enam orang tahanan berhasil diamankan kembali, satu orang luka tembak, sedangkan seorang lain menjadi DPO (Daftar Pencarian Orang) karena berhasil melarikan diri,” kata Kombes Pandra.

Enam tahan yang dibekuk petugas yakni MM alias MD, AJ alias LR, H, RA, WS, dan VP, sedangkan satu tahanan berinisial IK kabur masih dalam pengejaran petugas dan masyarakat.

Pandra mengatakan, saat ini personel gabungan Polresta Bandar Lampung dan Polsek Tanjungkarang Barat serta dibantu oleh seluruh Polsek jajaran Polresta Bandar Lampung masih melakukan pengejaran terhadap seorang tahanan polsek lagi yang kabur. Sedangkan seorang tahanan yang luka tembak dilarikan ke RS Bhayangkara Jalan Pramuka, Bandar Lampung. (Rls)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *