Kam. Okt 22nd, 2020

Yusuf Kohar Janjikan Benahi Pendataan PKH Hingga Insentif Guru Ngaji

1 min read

BANDARLAMPUNG – Wakil Walikota Bandarlampung, Yusuf Kohar sambangi warga Kelurahan Sukamenanti, Kecamatan Kedaton, Sabtu (28/12).

Dalam dialog dengan ratusan warga tersebut, sengkarut pendataan bantuan Program Keluarga Harapan (PKH), Bantuan Pangan Non Tunai (BPNT) sampai tidak diberikannya insentif guru ngaji dikeluhkan.

Salah satu warga Kelurahan Sukamenanti, Sri (50) mengatakan banyak lansia di wilayah tersebut yang sudah di data, tapi hingga saat ini belum dapat bantuan.

“RT ini pilih-pilih pak (Yusuf Kohar), ada yang dapat ada yang tidak,” kesalnya.

Kemudian, Sri yang merupakan guru ngaji itu menambahkan, sebagian rekan seprofesinya tidak mendapat insentif. Meski sudah terdaftar, kata dia, tidak pernah ada pemberitahuan dari pihak Kecamatan maupun pihak RT.

“Untuk apa kami daftar menuliskan kontak yang bisa dihubungi. Saat kami tanya ke Kecamatan, alasan mereka uang insentif guru ngaji takbisa diambil karena uangnya sudah dikembalikan ke Kas Daerah,” tegasnya.

Sementara itu, Yusuf Kohar, menjamin akan mengecek ulang pendataan PKH. Mulai dari tingkatan RT, Lingkungan, Kelurahan, Kecamatan, hingga Dinas Sosial (Dinsos) Kota Bandarlampung.

“RT, Kepala Lingkungan, Lurah, Camat harus benar urusin PKH dan Rastra ini. Karena kalau memang data itu akurat, harusnya data itu ada di sekolah di puskesmas dll. Jadi tidak perlu lagi surat keterangan miskin,” kata dia.

Untuk insentif guru ngaji, ia menyebut, tidak dibenarkan jika Kecamatan belum menyalurkan dengan alasan apapun. Sebab, hal tersebut merupakan program Pemerintah Kota (Pemkot) Bandarlampung.

“Mestinya kalau yang bersangkutan (guru ngaji ,red) sudah terdaftar dalam program tersebut maka wajib mendapat insentif,” tukasnya. (Gar)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *