Jum. Okt 30th, 2020

Loekman Rombak 68 Pejabat

2 min read

foto: Hms/Dodi

LAMPUNG TENGAH – Gerbong mutasi Pemkab Lampung Tengah kembali bergulir. Setidaknya ada 68 orang pejabat eselon II dan IV, serta pejabat fungsional di lingkungan Pemkab setempat, dilakukan perpindahan dan pergantian posisi dan jabatan, Jumat (6/12/2019).
Para pejabat yang dilantik adalah, Drs. Hi. Genta Surimuda dari jabatan lama Dinas Lingkungan Hidup, menempati jabatan baru sebagai Kepala Disdukcapil menggantikan Drs. Sugandi, MM yang menduduki jabatan baru sebagai Kepala Kantor Kesbangpol yang menggantikan Andika. Sementara Andika menempati posisi Dinas Lingkungan Hidup, sedangkan Asisten III Iman Saputra, SH bertukar posisi dengan Drs. Sarjito, MM. yang selama ini sebagai Kadis Kominfo.
“Selain 5 orang pejabat eselon II, kita juga melantik 54 orang pejabat pengawas eselon IV, 5 orang calon guru, 1 orang pejabat fungsional epidemiologi, 2 orang pejabat fungsional penyuluhan kesehatan masyarakat, dan 1 pejabat fungsional penyuluh pertanian,” terang Bupati Loekman.
Loekman berujar, promosi dan rotasi bertujuan untuk meningkatkan kinerja dalam menjalankan tugas. Ada empat pertimbangan melakukan roling jabatan yakni penyegaran promosi dan penyelamatan hukuman.
“Belum pernah saya melakukan rolling dengan pertimbangan yang terakhir (hukuman). Tapi lebih karena ketiga pertimbangan lainnya,” kata Loekman Djoyosoemarto.
Mantan Kadisnaker Bandarlampung ini  berharap, rolling yang dilakukan jangan membuat pegawai sakit hati atau merasa terzolimi. Ia tak ingin menghukum pegawai karena kesalahan seseorang.
“Pertimbangan melakukan rolling jabatan bukan karena kedekatan kepada pejabat, tapi sepenuhnya untuk karier dan kinerja pegawai. Jadi tidak ada lagi istilah yang duduk di posisi ini adalah orang (dekat dengan) Bupati, orang Sekda, orangnya Asisten atau kepala BKPSDM,” tegasnya.
Ia mengatakan, seluruh kebijakan yang dikeluarkan oleh bupati, Sekda atau Asisten adalah kebijakan bersama Pemkab Lampung Tengah, jadi tidak memihak atau berjalan sendiri-sendiri.
“Sekali lagi saya tegaskan, tujuan rolling ini untuk meningkatkan kinerja aparatur pemerintahan, serta meningkatkan penyelenggara pemerintahan secara berdaya masyarakat, sesuai dengan tingkat perkembangan pembangunan,” ungkapnya. (Dedi)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *