Ming. Okt 25th, 2020

Founder OKE OCE Sambangi Rumah Coffee Muchlas E Bastari

2 min read

BANDARLAMPUNG – Founder OKE OCE, Indra Cahya Uno menyambangi Bandarlampung, Rabu (27/11) malam. Kedatangan kakak dari Sandiaga Uno itu dalam rangka berbagi pengetahuan seputar dunia bisnis sekaligus mensosialisasikan produk lisensi OKE OCE ke Kota Tapis Berseri.

Dalam forum diskusi santai yang diadakan di Pondok Santap dan Rumah Coffee Untung Suropati, Indra Cahya Uno menularkan ilmu bisnisnya kepada para pegiat usaha yang mayoritas kaum emak-emak.

“Hal yang terpenting dalam dunia usaha atau bisnis yakni pastikan terlebih dahulu tujuan barang atau jasa yang kita tawarkan tersebut ke golongan pasarnya, kemudian pastikan kualitasnya agar usaha ini bisa berkembang,” jelas Indra Uno.

Menurutnya, Lampung memiliki banyak potensi dan sudah terkenal di beberapa bidang, seperti fashion, budaya, kuliner, dan wisata. Namun, belum sepenuhnya hal itu tereksplorasi.

“Artinya, potensi ini belum sepenuhnya dimanfaatkan masyarakat Lampung untuk menunjang kegiatan ekonomi serta membuka lapangan kerja baru,” ujarnya.

Endorse Produk Lokal

Pada kesempatan itu, Indra Uno juga menyempatkan diri untuk mengendorse setiap produk lokal yang sudah disiapkan oleh masing-masing pegiat usaha.

Diantarnya, kerupuk, kerajinan tapis, pempek dan Bunga Kopi milik Owner Pondok Santap dan Rumah Coffee, Muchlas E Bastari.

Tak hanya itu, Indra Uno juga memuji Pondok Santap dan Rumah Coffee milik Politisi PKS tersebut. Sebab menurutnya, ada tempat nongkrong keren dengan gaya unik dan suasana baru.

“Artinya, sosialisasi berjalan dan tentu ada nilai jual, seperti menu andalan,” ucapnya.

Menanggapi hal ini, Owner Pondok Santap dan Rumah Coffee Untung Suropati, Muchlas E Bastari merasa tersanjung. Menurutnya, tak sedikit penggemar kuliner dan penikmat kopi di Lampung yang mengacungkan jempol untuk produk kopi maupun menu yang disajikan, karena kualitas rasa.

“Alhamdulillah, bang Uno juga menyarankan untuk buat suatu produk kopi sebagai kekhasan Lampung. Bukan Vietnam Drip tetapi Lampung Drip,” tandasnya. (Rls)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *