Rab. Okt 21st, 2020

Komisi IV Dukung Tagret 76 Persen Jalan Mantap Tahun 2020

2 min read

BANDARLAMPUNG – Komisi IV DPRD Lampung menggelar rapat dengar pendapat (hearing) dengan Dinas PUPR Provinsi Lampung, Sabtu (23/11) sore, terkait anggaran untuk tahun 2020 mendatang.

Hearing tersebut dihadiri Wakil Ketua DPRD Provinsi Lampung  Raden Muhammad Ismail, Ketua Komisi IV Tony Eka Candra serta seluruh anggota komisi IV dan Kepala Dinas PUPR Mulyadi Irsan, didampingi para pejabat eselon III. 

Usai hearing, Tony Eka Candra mengatakan DPRD mendukung Pemerintah Provinsi (Pemprov) Lampung dalam pembangunan infrastruktur di tahun 2020 dengan target 76 persen jalan mantap.

Ia menjelaskan, Provinsi Lampung memiliki 99 ruas jalan dengan panjang total 1.693 Km. Untuk itu, lanjut dia, jumlah anggaran harus terus ditingkatkan tiap tahun.

“Jadi kalau mau semua baik, jalan provinsi itu membutuhkan secara keseluruhan Rp6 Triliun, itu jika 100 persen jalan mantap. Akan tetapi untuk tahun 2020, diusulkan anggaran Rp520 Miliar, karena targetnya mantap 76 persen,” ungkap Tony Eka Candra di ruang komisi IV DPRD Lampung.

Menurutnya, hingga 2024 mendatang Pemprov Lampung menargetkan infrastruktur jalan mencapai 83 persen kategori mantap. 

“Maka, hari ini hearing dengan Dinas PUPR Provinsi Lampung, sesuai dengan yang tertuang dirancangan APBD 2020, kita mengeluarkan beberapa rekomendasi,” katanya.

Selain itu, kata dia, Komisi IV DPRD Lampung sepakat lebih memprioritaskan pembangunan atau perawatan jalan provinsi yang punya dampak terhadap penguatan ekonomi daerah dan pembangunan sosial.

Seperti ruas jalan Kalirejo – Pringsewu, Padang Ratu – Gunung Sugih, Gunung Sugih – Kota Gajah, Sadewa – Kotabumi, Kotabumi – Negara Serupa Indah, Tacap Adi Jaya – Tulung Rindu. 

“Itu berkaitan dengan penguatan ekonomi daerah, dan pembangunan sosial,” kata Politisi Golkar itu.

Kemudian DPRD juga menginginkan peningkatan kapasitas jalan pada ruas yang mendukung sektor pariwisata. Seperti, Bandarlampung – Padang Cermin – Kota Agung, juga ruas Kalianda – Kunyir – Ketapang.

“Ini sebagai bentuk dukungan kita terhadap program Lampung Berjaya,” pungkasnya. (Gar)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *