Ming. Okt 25th, 2020

Sipir Jadi Pilihan Favorit Pelamar CPNS 2019

2 min read

JAKARTA – Pendaftaran seleksi penerimaan calon pegawai negeri sipil (CPNS) 2019 telah dimulai sejak 11 November silam. Menurut jadwal, pendaftaran akan dibuka hingga 25 November nanti. Pendaftaran tersebut nantinya akan dilakukan secara daring (online) melalui laman sscasn. bkn.go.id.

Pengumuman pembukaan pendaftaran CPNS 2019 tersebut telah dilakukan oleh sejumlah Kementerian/Lembaga masing-masing melalui situs resmi mereka. Dari instansi-instansi yang telah membuka pendaftaran, Badan Kepegawaian Negara (BKN) mencatat data pelamar seleksi CPNS 2019 dari yang terbanyak atau yang menjadi pilihan favorit pelamar.

Dilansir dari akun Facebook BKN, belum lama ini, jumlah peserta CPNS 2019 yang sudah membuat akun sebanyak 2.466.604. Sementara, pelamar yang sudah mengisi formulir sebanyak 741.637 dan pelamar yang sudah submit dokumen sebanyak 285.363.

Berikut update harian 10 formasi dan 5 instansi favorit. Penjaga Tahanan (Pria) dengan jumlah 36.760 pelamar. Ahli Pertama-Guru Kelas dengan jumlah 14.929 pelamar. Penjaga Tahanan (Wanita) dengan jumlah 14.582 pelamar. Pelaksana/Terampil-Bidan dengan jumlah 13.620 pelamar. Pemeriksa Keimigrasian (Pria) dengan jumlah 11.322 pelamar. Ahli Pertama-Guru Agama Islam dengan jumlah 9.569 pelamar.

Pelaksana/Terampil-Perawat dengan jumlah 9.330 pelamar. Pemeriksa Keimigrasian (Wanita) dengan jumlah 7.210 pelamar. Pengawal Tahanan atau Narapidana dengan jumlah 7.034 pelamar.

Ahli Pertama-Guru Bahasa Indonesia dengan jumlah 5.596 pelamar. Sedangkan untuk instansi yang menjadi pilihan banyak peserta CPNS, yakni: Kementerian Hukum dan Hak Asasi Manusia (Kemenkumham) dengan jumlah 77.614 pelamar.

Kejaksaan Agung dengan jumlah 12.088 pelamar. Pemerintah Provinsi Jawa Timur dengan jumlah 3.790 pelamar. Pemerintah Kabupaten Bogor dengan jumlah 3.282 pelamar.

Pemerintah Provinsi Jawa Tengah dengan jumlah 2.589 pelamar. Saat dikonfirmasi terkait Kementerian/Lembaga mana saja yang masih sepi pelamar, Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Biro Humas BKN Paryono mengaku belum dapat memastikan.

“Sampai saat ini belum semua instansi membuka pendaftaran, jadi masih belum bisa dianalisis mana yang paling sedikit,” ujarnya, Sabtu (16/11) kemarin.

Kendati demikian, pihaknya terus meng-update kementerian atau formasi yang banyak peminatnya.  Hal tersebut dapat dilakukan berdasarkan data yang tersedia. “Kalau paling banyak sudah bisa, karena tidak mungkin terjadi perubahan yang drastis,” katanya. (Kmp)

 

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *