Kam. Okt 22nd, 2020

Herman HN Imbau Warga Waspadai Angin Kencang

2 min read

BANDARLAMPUNG – Walikota Bandarlampung, Herman HN menghimbau warga bandarlampung mewaspadai kemungkinan terjadi bencana alam memasuki musim pancaroba, yang ditandai dengan angin kencang dan cuaca panas.

“Warga harus lebih hati-hati bila sedang membawa kendaraan di jalan raya, mengingat pohon tumbang sewaktu-waktu bisa saja terjadi saat ini,” kata Walikota Herman HN, Minggu (3/11).

Menurutnya, Pemkot Bandarlampung sudah berupaya mengantisipasi ‘ancaman’ kedatangan angin kencang tersebut dengan menebang dan memangkas pohon penghijauan di sejumlah jalan utama kota.

Terutama, pohon penghijauan yang tidak memiliki akar kuat dan mudah lapuk. “Kita sudah melakukan pemotongan terhadap pohon-pohon tersebut. Ada sebanyak 93 persen pohon yang sudah dipangkas dan ditebang,” katanya.

Hal itu dilakukan, setelah sebelumnya Pemkot Bandarlampung mendapat laporan dari warga, bahwa dalam sepekan terakhir ini sudah dua pohon penghijauan tumbang akibat angin kencang.

“Pohon kedondong dan sonokeling yang roboh. Laporannya menimpa warga Bandarlampung. Karena itu kita semua harus hati-hati dan waspada, bila melintas di jalan agar terhindar musibah ini,” ungkapnya.

Terpisah, Sekretaris Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Bandarlampung, M. Rizki membenarkan ada dua pohon tumbang diterjang angin kencang, dalam sepakan ini.

Satu pohon di kawasan Bakung, atau depan Kantor Dinas Sosial (Dinsos) Bandarlampung. Seorang pria pengendara sepeda motor tertimpa pohon saat melintas lokasi itu.

Peristiwa kedua, kata Rizki, terjadi di Jalan Panglima Polim. Di lokasi ini, juga ada korban luka-luka. Yakni, seorang wanita.

Peringatan Dini

Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) Maritim Lampung mengeluarkan peringatan dini potensi angin kencang dan gelombang tinggi, yang diprediksi di beberapa wilayah Lampung dan perairan Teluk Lampung dalam sepekan ke depan.

Kepala BMKG Maritim Lampung, Andi Cahyadi mengatakan pihaknya mengeluarkan peringatan dini adanya potensi angin kencang di wilayah Lampung secara umum. Karenanya, BMKG minta masyarakat untuk bersikap waspada.

Angin kencang, dijelaskannya, diprediksi dapat memicu terjadinya gelombang tinggi di wilayah perairan laut Lampung, terutama di wilayah Lampung bagian barat, seperti Krui, gelombang tinggi bisa mencapai 4 meter. (Rls)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *