Ming. Okt 25th, 2020

Wisata Sehat Diujung Sunset Pahawang

2 min read

BANDARLAMPUNG – Para tetua adat Marga Punduh, Kabupaten Pesawaran, menyebut desa pesisir ini sebagai Pulau Pehawang. Namun, akrab di telinga wisatawan dengan panggilan Pulau Pahawang.

Whatever the meaning of a name. Apapun sebutannya, Pulau Pahawang identik dengan destinasi wisata unggulan Lampung.

Tidak hanya spot snorkeling alam bawah laut yang jadi incaran wisatawan. Tapi, kawasan hijau serta rendah emisi karbon ini, telah menjadikan Pulau Pehawang sebagai daerah pesisir pemilik udara terbersih di Provinsi Lampung.

Penelitian khusus perihal ini memang belum ada. Namun, predikat udara bersih itu justeru banyak diakui oleh sejumlah wisatawan asal Palembang, Bandung dan Jakarta, saat mereka mengunjungi Pulau Pahawang, akhir pekan lalu.

“Kita hidup kan perlu juga udara bersih. Saya mengajak serta istri dan anak-anak kemari (Pulau Pahawang),” kata Ama (31), wisatawan asal Jakarta.

Ama mengakui, butuh udara minim emisi karbon demi menjaga stamina tubuhnya agar tetap bugar. Hingganya, Pulau Pahawang menjadi pilihan libur akhir pekan bersama keluarganya.

Akan halnya Khairul (34), wisatawan asal Palembang. Dia mengaku, anaknya yang masih berusia empat tahun sangat membutuhkan udara bersih, demi menjaga kekebalan tubuhnya.

Hasil penelitian mendapati, udara bersih sejatinya sangat dibutuhkan tubuh dalam upaya meningkatkan sistem imun, mengusir stres, serta meningkatkan energi (stamina).

Beberapa hal ini pula yang sengaja dicari para pelancong saat mengunjungi Pulau Pahawang, di Kecamatan Marga Punduh, Kabupaten Pesawaran, Provinsi Lampung.

Tak jarang wisatawan menghabiskan libur akhir pekan mereka dengan menyewa cottage, di Pulau Pahawang Kecil. Udara di pulau ini terbilang sangat bersih, ditunjang dengan ‘hutan’ perawan, serta areal pertanian dan perkebunan yang memanjang di Pulau Pahawang Besar.

Dikutip dari laman resmi pesawarankab.go.id, geografis dan kontur Kecamatan Marga Punduh yang dikelilingi oleh pantai dan pegunungan, menjadikan daerah ini layaknya kawasan ramah lingkungan. Ditopang pula dengan keelokan Air Terjun Mata Intan, serta kemesraan bias sunset saat menyentuh bibir pantai. (Gar)

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *